Selasa, 18 Maret 2014

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN INTERNASIONAL

Peluang Dan Tantangan Dalam Analisis Lintas Batas

Analisis keuangan lintas batas mencakup berbagai wilayah yurisdiksi.Seorang analis mungkin beberapa kali melakukan study terhadap sebuah perusahaan yang berada di luar negara asalnya atau membandingkan perusahaan yang berasal dari dua negara atau lebih. Tantangan unik menghadang mereka yang melakukan analis internasional.
Analisis dan penilaian keuangan internasional ditandai dengan banyak kontradiksi. Begitu cepatnya proses harmonisasi standar akuntansi telah mengarah pada semakin meningkatnya daya banding informasi keuangan di seluruh dunia. Globalisasi dan perbaikan dalam akuntansi dan pengungkapan internasional yang masih berlanjut mengamburkan perbedaan antara analisis keuangan lintas batas dan dalam satu wilayah. 
Globalisasi juga berarti analis yang terlalu domestik menjadi semakin kurang relevan. Ketergantungan satu sama lain semakin meningkat dan tidak ada perusahaan dapat menghindar dari peristiwa yang terjadi diseluruh dunia.

Kerangka Dasar Analisis Usaha

Kerangka dasar tersebut terdiri empat tahap analisis yaitu :
  1. Analisis strategi usaha
  2. Analisis akuntansi
  3. Analisis keuangan (analisis rasio dan analisis arus kas)
  4. Analisis prospektif (peramalan dan penilaian)

Derajat pentingnya masing-masing tahap bergantung pada tujuan analisis. Kerangka analisis usaha ini dapat diterapkan dalam banyak situasi keputusan, termasuk analisis surat berharga, analisis kredit, dan analisis merger dan akuisisi.

Analisis Strategi Usaha Internasional

Analisis strategi usaha merupakan langkah penting pertama dalam analisis laporan keuangan. Analisis ini memberikan pemahaman kualitatif atas perusahaan dan para pesaingnya terkait dengan lingkungan ekonominya. Dengan mengidentifikasikan faktor pendorong laba dan resiko usaha yang utama, analisis strategi usaha membantu para analis untuk membuat peramalan yang realistis.
Analisis strategi usaha seringkali rumit dan sukar dilakukan dalam lingkungan internasional. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, pendorong keuntungan yang utama dan jenis resiko usaha berbeda-beda disetiap negara.

Ketersediaan Informasi

Analisis strategi usaha sulit dilakukan khususnya dibeberapa negara karena kurang andalnya informasi mengenai perkembangan makroekonomi.Pemerintah di negara-negara maju kadang-kadang dianggap telah menerbitkan statistik ekonomi yang menyesatkan. Beberapa negara menunda penerbitan statistik apabila angka-angkanya tidak menggembirakan, atau kadang memalsukan angka-angka ekonominya.

Rekomendasi Untuk Melakukan Analisis

Keterbatasan data membuat upaya untuk melakukan analisis strategi usaha dengan menggunakan metode riset tradisional menjadi sukar dilakukan. World Wide Web juga menawarkan akses yang cepat terhadap informasi yang hingga akhir-akhir ini masih belum tersedia atau sukar untuk diperoleh.
Informasi negara juga dapat ditemukan dalam penerbitan “siaran internasional “ yang disebarkan oleh kantor akuntan besar, bank, dan broker. Federasi Internasional Bursa Efek (FIBV, http://www.fibv.com) dan Federasi Bursa Efek Eropa (FESE, http://www.fese.be) menerbitkan newsletter internasional yang sangat informatif dan majalah Accountancy, The Economist, Financial Analysts Journal, dan euromoney menyediakan banyak artikel yang sangat relevan untuk melakukan analisis keuangan internasional.

Analisis Akuntansi

Tujuan analisis akuntansi adalah untuk menganalis sejauh mana hasil yang dilaporkan perusahaan mencerminkan realitas ekonomi. Para analis perlu untuk mengevaluasi kebijakan dan estimasi akuntansi, serta menganalisis sifat dan ruang lingkup fleksibelitas akuntansi perusahaan. Yang terakhir ini mengacu pada diskresi manajemen dalam menentukan kebijakan dan estimasi akuntansi yang harus diterapkan dalam suatu peristiwa akuntansi tertentu.

Untuk memperoleh kesimpulan yang dapat diandalkan, analisis harus menyesuaikan jumlah akuntansi yang dilaporkan untuk menghilangkan distorsi yang disebabkan oleh penggunaan metode akuntansi yang menurut analis itu tidak layak. Fleksibelitas dalam pelaporan keuangan merupakan hal penting karena memungkinkan manajer untuk menggunakan pengukuran akuntansi yang paling mencerminkan situasi dan keadaan operasi tertentu dari perusahaan.

Namun, manajer memiliki insentif untuk mendistorsikan kenyataan operasi dengan menggunakan diskresi akuntansi yang dimiliki untuk mendistorsikan laba yang dilaporkan. Salah satu alasan bahwa laba yang dilaporkan seringkali digunakan sebagai dasar evaluasi kinerja manajemen mereka.

Saran-Saran Untuk Para Analis

Teristimewa pada saat melakukan analis terhadap perusahaan-perusahaan dinegara pasar berkembang, para analis harus sesering mungkin bertemu dengan manajemen untuk mengevaluasi insentif pelaporan keuangan dan kebijakan akuntansi mereka. Banyak perusahaan dan negara yang sekarang telahmemiliki situs Web yang membuat setiap orang yang tertarik menjadi lebih mudah untuk memperoleh informasi.

Analisis Keuangan Internasional

Tujuan analisis keuangan adalah untuk untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pada masa kini dan masa lalu dan untuk menilai apakah kinerjanya dapat dipertahankan. Analisisa rasio mencakup mencakup perbandingan rasio antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain dalam industri yang sama, perbandingan rasio suatu perusahaan antarwaktu atau dengan periode fiskal yang lain, dan perbandingan rasio terhadap beberapa acuan yang baku. Analisis ini memberikan masukan terhadap derajat perbandingan dan relatif pentingnya pos-pos laporan keuangan dan dapat membantu dalam mengevaluasi efektifitas kebijakan operasi, investasi, pendanaan dan retensi laba yang diambil manajemen.

Analisis arus kas berfokus kepada laporan arus kas arus kas, yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar perusahaan, yang diklasifikasikan menjadi aktifitas operasi, investasi dan pendanaan, serta pengungkapan mengenai aktivitas investasi dan pendanaan non kas secara periodik. Para analis dapat menggunakan analis arus kas untuk menjawab banyak pertanyaan mengenai kinerja dan manajemen perusahaan.

Analisis Rasio

Sejumlah bukti yang kuat menunjukan adanya perbedaan besar antar negara dalam profitabilitas, pengungkit, dan rasio serta jumlah laporan keuangan lainnya yang berasal dari faktor akuntansi dan non akuntansi

Analisis Arus Kas

Laporan arus kas yang sangat mendetail diwajibkan menurut GAAP AS, GAAP Inggris, IFRS, dan standar akuntansi disejumlah negara yang jumlahnya semakin bertambah. Ukuran-ukuran yang berkaitan dengan arus kas sangat bermanfaat khususnya dalam analisis internasional karena tidak terlalu dipengaruhi oleh perbedaan prinsip akuntansi, bila dibandingkan dengan ukuran-ukuran berbasis laba. Apabila laporan arus kas tidak disajikan, seringkali ditemukan kesulitan untuk menghitung arus kas dari operasi dan ukuran arus kas lainnya dengan menyesuaikan laba berbasis akrual.
Mekanisme untuk mengatasinya

Beberapa analis menyajikan ulang ukuran akuntansi asing menurut sekelompok prinsip yang diakui secara internasional, atau sesuai dengan dasar lain yang lebih umum. Algoritma penyajian ulang yang relatif sederhana cukup efektif untuk digunakan. Algoritma penyajian ulang hanya berfokus pada empat perbedaan prinsip akuntansi :
  1. Asumsi biaya persediaan 
  2. Metode depresiasi
  3. Bonus terhadap direksi dan auditor wajib
  4. Pajak tangguhan dan cadangan pajak khusus


Analis Prospektif Internasional

Analis prospektif mencakup tahap peramalan dan penilaian. Ketika melakukan peramalan para analis membuat ramalan mengenai prospek perusahaan secara eksplisit berdasarkan strategi usaha, catatan akuntansi, dan analis keuangan.

Ketika melakukan penilaian analis mengubah ramalan kuantitatif menjadi suatu estimasi nilai perusahaan. Penilaian digunakan secara implisit maupun eksplisit dalam banyak keputusan usaha. Sebagai contoh, penilaian merupakan dasar rekomendasi investasi yang diberikan oleh analis equitas. Ketika menganalis kemungkinan merger, calon pembeli akan mengestimasi nilai perusahaan yang menjadi target. Terdapat banyak pendekatan penilaian yang berbeda digunakan dalam praktik, mulai dari analis arus kas terdiskonto hingga teknik yang lebih sederhana yang berdasarkan perkalian berbasis harga.

Isu Lebih Lanjut

Keempat tahap analis usaha (analis usaha, akuntansi, keuangan dan prospektif) dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini : 
  1. Akses informasi, 
  2. Ketepatan waktu informasi, 
  3. Hambatan bahasa dan terminologi, 
  4. Masalah mata uang asing, 
  5. Perbedaan dalam jenis dan format laporan keuangan.


  • Akses Informasi

Suber informasi yang berharga yaitu 1. Publikasi pemerintah, 2. Organisasi riset ekonomi, 3. Organisasi internasional seperti perserikatan bangsa-bangsa, 4. Organisasi akuntansi, audit dan pasar surat berharga.

  • Ketepatan waktu informasi

Ketepatan waktu laporan keuangan, laporan tahunan, laporan kepada pihak regulator, dan siaran pers yang menyangkut laporan akuntansi berbeda ditiap negara. Pelaporan tiap kuartal merupakan praktek yang lazim dilakukan di Amerika Serikat, sedangkan ditempat lain masih jarang dilakukan. Jangka waktu pelaporan keuangan juga dapat diestimasi dengan membandingkan akhir tahun fiskal sebuah perusahaan dengan tanggal laporan audinya. Tanggal terakhir ini dianggap sebagai tanggal indikasi kapan informasi keuangan perusahaan pertama kali tersedia untuk masyarakat umum.

Sumber :
http://ninisug.blogspot.com/2011/05/analisis-laporan-keuangan-internasional.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar