Selasa, 22 Februari 2011

Sistem Ekonomi

            Tiga masalah ekonomi yang mendasar yang harus kita hadapi dan kita pecahkan yaitu:
1.      Output/ komoditi apa yang harus diproduksi dan dalam jumlah berapa
2.      Bagaimana cara menghasilkannya atau menggunakan teknologi seperti apa tiap input digabungkan agar diperoleh output yang diinginkan
3.      Untuk siapa output tersebut dihasilkan dan disalurkan.
Setiap masyarakat dalam megatasi permasalan tersebut memiliki cara atau sistem yang berbeda. Perbedaan itu dipengaruhi oleh budaya, ilmu pengetahuan, maupun faktor politik yang ada pada masyarakat.
Sebelum membahas apa itu sistem ekonomi, terlebih dahulu kita mengetahui pengertian dari sistem itu sendiri. Sistem adalah sesuatu yang didalamnya terdapat komponen-komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya bedasarkan fungsi terhadap keseluruhan komponen tersebut samapi mencapai tujuan. Jadi sistem ekonomi adalah suatu komponen dari unsur-unsur ekonomi yang saling berhubungan dan bekerja secara bersama-sama sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.
Terdapat tiga jenis sistem ekonomi yaitu:
1.         Sistem ekonomi Tradisional
2.         Sistem Ekonomi Komando / terpusat
3.         Sistem Ekonomi Pasar
4.         Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Tradisional

                Pada masyarakat primitif atau tradisional, segenap aspek kehidupan dan perilaku diatur dalam tradisi. Semua kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi dilakukan sesuai dengan kebiasaan yang diwariskan oleh nenek moyang. Pada sistem ekonomi tradisioanal, perubahan konsumsi dan produksi hampir tidak pernah ada karena masyarakat tradisioanal umumnya sulit menerima pembaruan. Tujuan utama mereka adalah untuk mempertahankan kebiasaan yang sudah berlangsung sejak lama.

Sistem Ekonomi Komando / Terpusat

                Dalam sistem ekonomi komando jumlah dan jenis barang yang harus diproduksi ditentukan oleh pemerintah. Pemerintah mengatur dan merencanakan alternatif penggunaan faktor produksi yang terbatas. Menurut sistem ini, pemerintah mempunyai sistem kekuasaan yang besar terhadap faktor-faktor produksi karena sebagian besar modal dan alat produksi dimiliki oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando memiliki kelebihan yaitu:
1.      Pemerintah bertanggung jawab penuh terhadap perekonomian
2.      Relatif mudah melakukan pemerataan pendapat dan pengendalian harga
3.      Relatif  mudah menentukan dan melaksanakan produksi dan distribusi barang
4.      Pengangguran dapat dieleminasi
Selain kelebihan sistem ekonomi ini juga memiliki kekurangan, yaitu:
1.      Kurang menghargai dan memperhatikan karya cipta pribadi
2.      Konsumen tidak selalu memperoleh barang dan jasa sesuai dengan keinginan
3.      Pemerintah mengalami kesulitan dalam menghitung semua kebutuhan masyarkat dan besarnya biaya produksi secara terpusat

Sistem Ekonomi Pasar

            Tata  ekonomi yang paling  mendukung kesejahteraan bangsa menurut pokok pemikiran Adam Smith adalah dimana pemerintah memberikan kebebasan kepada perseorangan dan badan-badan swasta untuk menyelenggarakan produksi dan konsumsi menurut pertimbangannya sendiri.
Kelebihan dari sistem ekonomi pasar
1.      Terjadi persaingan yang tidak sehat
2.      Timbul distribusi pendapat dan kekayaan yang sangat tidak merat
3.      Timbul dampak eksternalitas atau dampak imbasan

Sistem Ekonomi Campuran

                Sistem ekonomi campuran adalah suatu sistem organisasi ekonomi yang ditandai dengan keikutsertaan pemerintah dalam hal penentuan cara-cara mengatsi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi masyarakt. Sistem ekonomi campuran merupakan perpaduan konsep anatara sistem pasar dengan sistem ekonomi komando, dimana kelemahan-kelemahan yang ada dari kedua sistem itu dicoba untuk dieliminasi pada sistem ekonomi ini.

Daftar Pustaka
Firdaus, Yoga dan M.T. Ritonga. Ekonomi Untuk SMA kelas X. Jakarta: Penerbit Phibeta, 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar